Buah Langka yang Ada di Indonesia-Beberapa Hanya Ada di Indonesia Lho

Hamparan luas kepulauan nusantara adalah tanah penuh berkah dari Tuhan. Salah satu berkah itu adalah keanekaragaman tumbuhan yang menjadi salah satu sumber kehidupan bagi masyarakat. Mulai dari yang dibudidayakan, hingga yang tersedia melimpah di alam.

Tidak sedikit dari generasi muda yang bahkan tak kenal dengan keanekaragaman tersebut. Jangankan keseluruhan tanaman, buah-buahan saja, hanya sedikit yang mengetahui tentang betapa kayanya negara kita.

Kita memiliki berbagai macam buah yang asli Indonesia yang tak dapat dijumpai di negara lain. Beberapa nama seperti Menteng Gandaria dan kembang contohnya.

Tak sedikit yang mengenalnya hanya sebagai nama tempat daripada nama buah Khas Indonesia yang kaya akan manfaat sebagai penguat sistem imun tubuh alami.

Coba bayangkan, anak-anak zaman sekarang hanya tahu beberapa nama tersebut adalah nama kota ataupun nama tempat. Daripada nama-nama buah-buahan. Tapi kita juga tidak bisa menyalahkan generasi yang tak kenal dengan buah-buahan tadi.

 

Tapi sebagai peran orang tua dan pemerintah untuk membudidayakan, menjamin ketersediaan dan mengenalkan sejak dini juga turut andil. Karena suka makan buah itu tidak merugikan, bahkan menyehatkan.

Bisa kita bayangkan, jika kita mengenalkan buah-buahan sejak dini kepada anak-anak kita, tidak hanya mereka mengenal tentang buah tapi mereka juga menyukai buah. Dan kita memiliki generasi yang sehat tentunya.

Berikut, kita akan membahas beberapa buah langka yang ada di Indonesia dan sudah jarang dijumpai.

1. Buah rambusa

Buah rambusa ini adalah kependekan dari rambutan dan markisa. Rambusa adalah salah satu

buah langka di Indonesia. Rambusa menjadi salah satu buah yang dipandang sebelah mata karena dianggap gulma yang mengganggu dibeberapa tempat. Buah yang akrab dengan dunia anak-anak zaman dului ini memiliki bentuk yang unik.

Buahnya di bagian luar diselimuti serabut yang Sekilas membuat penampilan Rambusa mirip seperti rambutan. Tapi ketika dibuang serabutnya, buah rambusa akan nampak seperti buah markisa mini.

Dan memang benar, isi buah dan rasanya pun mirip sekali dengan buah markisa yang mempunyai cita rasa manis dengan sensasi menyegarkan dan sedikit rasa asam.

Tidak heran jika buah rambusa disebut juga sebagai buah markisa mini. Buah rambusa juga mempunyai nama lain seperti permor, rajutan, kaceprek atau ki leuleu’eur dalam bahasa Sunda.

Dibeberapa wilayah seperti Sumatera dan Kalimantan, rambusa lebih dikenal dengan nama timun dendang atau timun Padang dalam bahasa Melayu. Sesuai dengan sebutannya yang beragam, buah rambusa juga memiliki beberapa manfaat yang penuh khasiat bagi kesehatan.

Seperti mencegah anemia, menangkal kanker, menjaga kesehatan tulang, mengatasi gangguan ginjal, mengontrol tekanan darah, menjaga kesehatan gusi dan gigi serta mengurangi stres.

2. Buah kenitu atau sawo duren

Buah kenitu atau Sawo duren dibeberapa wilayah juga disebut dengan sawo hijau. Adalah salah satu buah khas Indonesia yang kini mulai jarang dijumpai.

Buah kenitu atau sawo duren

Rasanya yang teramat manis dan tekstur yang lembut dengan aroma yang khas, membuat kita tidak mudah melupakan sensasinya. Kulit buahnya mirip dengan terong tapi lebih tebal. Berwarna hijau mengkilap sekalipun sudah matang.

Beberapa jenis juga berwarna ungu kemerahan. Bagian dalam buahnya lebih lembut dan cenderung lembek berair. Dengan biji buah yang mirip dengan Sawo. Sehingga banyak orang yang menyebutnya sebagai buah sawo duren. Karena memiliki bau yang khas namun tidak begitu tajam seperti buah durian.

Buah kenitu juga memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh kita. Seperti bermanfaat sebagai sumber antioksidan penguat sistem imun tubuh alami. Bisa juga untuk mengendalikan kadar gula dalam darah, menyehatkan kulit, mencegah anemia, meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah kanker, menyehatkan tulang.

Dan buah ini juga bermanfaat bagi orang yang mempunyai masalah obesitas. Karena buah ini juga dikenal sebagai buah diet seperti semangka. Karena mampu menurunkan berat badan.

Di beberapa wilayah, khususnya di Jawa Timur, buah ini juga dikenal dengan nama buah Cipok.

3. Buah kecapi

Buah kecapi

Jika kita kerap mendengar kata Sentul, pasti kita hanya mengetahuinya sebagai nama tempat di bilangan Bogor, Jawa Barat. Namun tahukah kamu, bahwa Sentul adalah buah yang sangat bermanfaat bagi tubuh kita.

Buah yang lebih dikenal dengan nama buah kecapi ini berwarna kuning atau kemerahan. Jika sudah matang, tekstur kulitnya berbulu halus seperti beludru. Sentul atau kecapi memiliki dua bagian daging buah yang sama-sama bisa dikonsumsi.

Bagian luarnya tebal dan keras menyatu dengan kulit. Dngan rasa dominan yang agak masam. Sementara daging buah bagian dalam bertekstur lunak dan berair melekat pada biji dan berwarna putih.

Rasanya pun masam tapi pada masa tertentu akan terasa sedikit manis. Sementara itu, jika kita mempunyai masalah pencernaan buah Sentul atau buah kecapi tepat sekali menjadi pilihan untuk mengatasinya.

Karena buah yang satu ini dapat mengatasi sembelit, merawat kesehatan usus, meningkatkan imunitas tubuh, melindungi kesehatan mulut, mengatasi demam, mencegah Osteoporosis. Buah ini juga bisa mengurangi obesitas, mencegah penyakit kanker, mengurangi kolesterol, mengobati alergi.

Dan khasiat yang satu ini pasti digemari oleh para kaum hawa. Karena buah kecapi sudah dikenal sejak lama dan menjaga kecantikan kulit.

4. Buah maritam

Mungkin nama buah ini asing ditelinga kita. Tak banyak orang yang tahu. Karena buat ini berasal dari Kalimantan. Bentuknya menyerupai rambutan namun rambutnya lebih pendek bahkan cenderung lebih mirip duri-duri pendek yang tumpul.

Buah maritam

Tak salah jika buah ini juga dikenal dengan sebutan rambutan cepak atau rambutan tentara. Tapi, Suku Banjar lebih mengenalnya dengan nama buah maritam sedangkan masyarakat Dayak menyebutnya dengan buah tenggaring. Musim berbuahnya maritam saat musim penghujan. Yakni sekitar bulan Oktober sampai Desember.

Tanaman maritam hanya dijumpai di hutan Kalimantan. Pada kawasan daratan rendah hingga 300 meter diatas permukaan laut. Buah maritam tumbuh subur di daerah dengan curah hujan tinggi.

Dan bukan kawasan yang tidak tergenang air. Buah yang juga dikenal dengan sebutan kapulasan atau rambutan hitam ini baik untuk menjaga kesehatan kulit. Karena dapat membentuk kolagen.

Selain itu buah maritam juga dikenal dengan kaya manfaat seperti meningkatkan imunitas, menjaga kesehatan jantung, mengendalikan

diabetes, mengatasi peradangan kulit, mengatasi tekanan darah tinggi dan mengurangi resiko demensia.

Nampaknya buah ini juga harus dikembangkan di luar Kalimantan, agar masyarakat Indonesia dapat menikmati buah yang kaya manfaat yang satu ini.

5. Buah tampoi

Buah langka yang satu ini memiliki citarasa yang manis dan menyegarkan. Buah ini masih satu keluarga dengan buah Menteng dan buah Rambai. Cukup asing bagi masyarakat kebanyakan. Namun populer dan banyak digemari oleh masyarakat Kalimantan.

Buah tampoi

Ia memiliki kulit tebal. Buah ini ukurannya sedikit lebih besar dari buah manggis. Sepintas mirip buah kecapi namun kulitnya tidak bisa dikonsumsi seperti buah kecapi atau buah Sentul di pulau Kalimantan. selain dikenal dengan nama tampoi, buah ini juga dikenal dengan berbagai nama seperti buah pasin, buah setei, empak kapur dan buah terai.

Sementara itu masyarakat Dayak Tunjung menyebutnya dengan nama Pegak atau puak. Masyarakat Dayak Kenyah juga menyebutnya sebagai buah setai. Sementara di kawasan Kutai buah ini disebut dengan nama jentikan.

Buah ini memiliki manfaat unik. Jika biasanya buah lain kulitnya akan dibuang, tapi tidak dengan buah ini. Karena kulit buahnya dikenal bisa menyembuhkan luka.

Dan ternyata setelah diteliti, ada ekstrak metanol di dalam buah tampoi. Dikutip dari unmul.ac.id, buah ini mengandung metabolit sekunder berupa saponin. Ada juga kandungan flavonoid dan alkaloid.

Beberapa ekstrak tersebut dapat memiliki aktivitas antioksidan. Ekstrak metanol dan fraksi-fraksi kulit buah ini bersifat antibakteri yang berspektrum luas. Karena mampu menghambat pertumbuhan bakteri staphylococcus aureus.

Staphylococcus aureus adalah nama bakteri yang merupakan bakteri dari kelompok gram-negatif. Buah tampoi telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk mengobati sembelit, pembengkakan pada mata radang sendi, abses. sakit perut dan memperlancar haid serta buang air kecil.

Demikian pembahasan tentang buah buah langka yang ada di Indonesia dan beberapa nya hanya dapat dijumpai di Indonesia.